Bagaimana Kabar Hepatitis Akut?

Hingga saat ini kasus hepatitis akut di Indonesia masih belum diketahui penyababnya. Juru Bicara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH mengungkapkan 6 dugaan penyabab kasus hepatitis akut. Bahkan, sudah ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) dan menyebar di sejumlah negara termasuk Indonesia. 6 dugaan penyebab hepatitis akut itu berdasarkan data UK Health Security Agency, 19 Mei 2022 antara lain adenovirus biasa, adenovirus varian baru, sindrom post-infeksi SARS-CoV-2, paparan obat, lingkungan, atau toksin, patogen baru, kemudian varian baru SARS-CoV-2. Perhatikan ciri – ciri Hepatitis pada anak seperti:

  1. Gejala Kuning
  2. Skait Perut
  3. Muntah dan Mual
  4. Diare Mendadak
  5. Urine Bewarna Teh Tua
  6. Feses Bewarna Pucat
  7. Kejang
  8. Penurunan Kesadaran

“Ini hipotesis-hipotesis, atau kemungkinan-kemungkinan, atau dugaan-dugaan sebagai penyebab hepatitis akut,” ujar dr. Syahril. Mengingat Hepatitis Akut ini tengah menjadi sorotan publik lantarab jumlahnya terus bertambah, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sekitar lebih dari 200 anak terinfeksi Hepatitis Akut. Pencegahan Hepatitis dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  1. Menerapkan protokol kesehatan, terutama menggunakan masker dan mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas.
  2. Memastikan makanan yang dikonsumsi dalam keadaan matang dan bersih.
  3. MEnghindari kontak dengan orang yang sakit.
  4. Kurangi mobilitas.
  5. Tidak bergantian alat makan dengan orang lain.