Tahun 2025 menjadi perjalanan penting bagi PKBI Daerah Jawa Timur dalam meneguhkan komitmen mewujudkan keluarga yang bertanggung jawab dan inklusif. Di tengah dinamika sosial, tantangan kesehatan, serta kerentanan yang masih dihadapi sebagian masyarakat, PKBI Jawa Timur hadir bukan hanya sebagai penyedia layanan, tetapi sebagai mitra yang mendengar, menemani, dan bergerak bersama komunitas. Melalui kerja kolektif lintas cabang, mitra, dan jejaring, berbagai program dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata di lapangan, mulai dari anak dan remaja, kelompok rentan, hingga masyarakat terdampak bencana. Seluruh upaya ini berangkat dari satu prinsip: setiap orang berhak atas layanan kesehatan, perlindungan, dan informasi yang aman serta bermartabat.
Memulai dari Anak dan Remaja: Investasi Masa Depan
Perjalanan perubahan selalu dimulai dari generasi muda. Sepanjang tahun 2025, PKBI Jawa Timur menempatkan anak dan remaja sebagai fokus utama melalui berbagai program edukasi dan pendampingan. Program edukasi Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi, dengan kolaborasi bersama mitra OKY dari UNICEF, GerakDampak dari Indika Foundation, dan INKLUSI dari PKBI dan Cowater Australia berhasil menjangkau lebih dari 5.300 remaja di 11 wilayah kerja PKBI cabang. Di sisi lain, perhatian khusus diberikan kepada Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH). Sebanyak 324 ABH mendapatkan layanan identitas, konseling, pengembangan minat dan bakat, serta dukungan psikososial. Pendampingan ini menjadi upaya memastikan bahwa setiap anak, apa pun latar belakangnya tetap memiliki kesempatan untuk tumbuh, pulih, dan menata masa depan.
Bagi relawan remaja PKBI, edukasi bukan sekadar penyampaian materi, tetapi ruang aman untuk bertanya-jawab, memahami tubuh dan haknya, serta membangun kepercayaan diri dalam mengambil keputusan yang sehat.
Layanan Kesehatan yang Hadir dan Menjangkau
Kesadaran bahwa tidak semua orang memiliki akses yang sama terhadap layanan kesehatan mendorong PKBI Jawa Timur untuk memperkuat layanan klinik dan menjangkau lebih jauh. Sepanjang 2025, lebih dari 3.200 pasien terlayani di Klinik Utama PKBI Jawa Timur dan Klinik Pratama PKBI Cabang. Namun layanan tidak berhenti di ruang klinik. Melalui layanan mobile, lebih dari 6.000 pasien di berbagai wilayah dapat mengakses layanan kesehatan secara langsung di komunitas mereka.
Konseling daring juga menjadi jembatan penting, terutama bagi mereka yang membutuhkan privasi dan kemudahan akses. Sebanyak 1.253 pasien mendapatkan layanan konseling online dari konselor PKBI Jawa Timur dan cabang. Dalam upaya penanggulangan HIV di Klinik Utama PKBI Jawa Timur, layanan VCT menjangkau 2.532 pasien, 405 orang dengan risiko tinggi HIV memperoleh akses PrEP, dan 116 pasien HIV positif mendapatkan pendampingan serta akses ARV. Di balik angka-angka ini, terdapat kolaborasi bersama antara tim tenaga medis dan pasien untuk tetap bertahan dan sehat.
Bergerak Bersama Komunitas dan Kelompok Rentan
PKBI Jawa Timur percaya bahwa perubahan yang berkelanjutan lahir dari komunitas yang berdaya. Melalui program pengorganisasian masyarakat, lebih dari 23.700 populasi rentan berhasil dijangkau sepanjang 2025.Sebanyak 19.988 orang dirujuk untuk layanan VCT dan IMS, 4.137 klien memperoleh akses PrEP, serta 443 klien mendapatkan akses ARV. Program ini menyasar wilayah Gresik, Surabaya, Sidoarjo, dan Mojokerto, dengan fokus pada populasi kunci seperti LSL, transgender, dan kelompok penasun. Pendekatan yang digunakan tidak semata berbasis layanan medis, tetapi juga membangun kepercayaan, dialog, dan partisipasi aktif komunitas sebagai bagian dari solusi.
Menyuarakan Isu melalui Media dan Advokasi
Kesadaran publik merupakan pondasi penting dalam perubahan sosial. Sepanjang tahun 2025, PKBI Jawa Timur mengintensifkan kerja advokasi dan edukasi melalui berbagai kanal.
Sebanyak 34 kegiatan advokasi luring menjangkau 3.440 audiens, sementara 35 kegiatan advokasi daring dilakukan bersama mitra melalui webinar, radio, Instagram Live, dan podcast. Di ruang digital, PKBI Jawa Timur memproduksi 864 konten edukasi yang menjangkau lebih dari 605.000 audiens. Media sosial menjadi ruang dialog, bukan sekadar penyampaian pesan, tetapi tempat masyarakat belajar, bertanya, dan merasa tidak sendirian dalam isu kesehatan seksual dan reproduksi.
Respon Kemanusiaan PKBI
Ketika krisis dan bencana terjadi, PKBI Jawa Timur bergerak cepat untuk memastikan kebutuhan dasar dan kesehatan penyintas tetap terpenuhi. Program Humanitarian di tahun 2025 mencakup kegiatan pencegahan risiko bencana yang menjangkau ratusan masyarakat melalui event Bulan Pengurangan risiko bencana Nasional yang diadakan oleh BNPB Indonesia di Mojokerto, serta respon cepat pada runtuhnya Pondok Pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo dan erupsi Gunung Semeru. Layanan kesehatan, distribusi vitamin dan obat, dukungan psikososial, penyediaan kit kesehatan reproduksi, hingga alat tulis dan pembalut menjadi bentuk kehadiran nyata PKBI Jawa Timur di tengah situasi darurat. Dalam respon kejadian di Ponpes Al-Khoziny, 236 paket kit kespro & obat-obatan serta 95 penyintas mendapatkan layanan psikososial. Kemudian dalam respon bencana di Semeru, PKBI memberikan Layanan kesehatan kepada 160 orang, vitamin & obat 114 pcs, Kit kespro: 319 paket, pembalut 50 pcs, KB 31 pax, layanan psikososial: 66 orang, alat tulis: 12 paket. Dalam setiap respon, pendekatan kemanusiaan dan empati menjadi landasan utama, seklaigus bantuan kolaborasi dari mitra dan donatur perongaran.
Menguatkan Kapasitas, Memperluas Dampak
Upaya layanan dan advokasi diperkuat melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Melalui Pusat Pelatihan yang terakreditasi Kementerian Kesehatan dengan nomor HK. 02.02/F/3178/2025, PKBI Jawa Timur menyelenggarakan lima webinar/seminar dengan 536 peserta dan tiga workshop/pelatihan yang melibatkan 86 peserta sepanjang 2025. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga memperluas jejaring dan perspektif tenaga kesehatan, pendidik, serta pegiat komunitas dalam memberikan layanan yang inklusif dan berperspektif hak.
Sepanjang 2025, enam program utama berhasil dijalankan, mulai dari pendampingan anak berhadapan dengan hukum, penanggulangan HIV, klinik berbasis komunitas, kesiapsiagaan bencana, kampanye HKSR bagi remaja marginal, hingga edukasi menstruasi bagi siswa-siswi. Capaian ini tidak berdiri sendiri. Ia tumbuh dari kolaborasi erat bersama mitra donor, mitra kerja, dan jejaring lintas sektor. Lebih dari sekadar angka, capaian ini adalah potret kerja bersama untuk menjaga akses, merawat harapan, dan memastikan tidak ada yang tertinggal
Memasuki tahun-tahun berikutnya, PKBI Daerah Jawa Timur berkomitmen untuk terus belajar, beradaptasi, dan melangkah bersama masyarakat yakni mewujudkan layanan kesehatan dan perlindungan yang semakin adil, inklusif, dan bermartabat bagi semua.
#PKBIJawaTimur #LaporanTahun2025
Kontak:Hotline PKBI Daerah Jawa Timur
Nomor Whatsapp: +62 823-2360-2830
Email : pkbijatim@pkbi.or.id
Alamat : PKBI Daerah Jawa Timur, Jl. Indragiri No. 24, Surabaya




