Surabaya, Minggu 24 Agustus 2025 – PKBI Jawa Timur bersama dengan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat mengadakan kegiatan edukasi interaktif untuk anak-anak di Rumah Singgah Kemayoran, Surabaya. Kegiatan ini wujud kolaborasi yang berfokus pada upaya perlindungan anak sejak dini. Melalui SADARI, anak-anak diajak untuk memahami pentingnya menjaga tubuh, mengenali perbedaan sentuhan baik dan buruk, serta melatih keberanian dalam berkata “tidak” terhadap tindakan yang tidak pantas. Selain itu, mereka juga diberikan pemahaman tentang kekerasan dan bagaimana cara melindungi diri agar tumbuh dengan aman dan percaya diri.


Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dari anak-anak Rumah Singgah Kemayoran, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC, Aisyatur Rahmawati dan Lutfia Mahaeni. Setelah itu, masuk pada sesi penyampaian materi edukasi “Kenali Kekerasan & Cara Melindungi Diri” yang dipandu oleh Mahasiswa. Untuk mencairkan suasana sekaligus memperkuat pemahaman, anak-anak diajak mengikuti ice breaking dengan menyanyikan lagu “Ku Jaga Diriku – Sentuhan Boleh dan Sentuhan Tidak Boleh”. Lagu ini memberikan pesan sederhana namun penting tentang bagian tubuh yang boleh disentuh oleh diri sendiri serta bagian tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang lain.


Selanjutnya, anak-anak diberikan sticky note untuk menuliskan kata-kata yang mereka dapatkan dari materi yang telah disampaikan, misalnya “Aku berani berkata TIDAK pada kekerasan”. Sticky note tersebut kemudian ditempelkan di depan sebagai bentuk komitmen mereka. Setelah itu, anak-anak kembali menuliskan sticky note dengan tema “Masa Depanku”, berisi cita-cita dan harapan mereka ketika sudah dewasa. Hasil tulisan tersebut juga ditempelkan di depan, sehingga menjadi pajangan inspiratif yang menggambarkan impian dan semangat anak-anak Rumah Singgah Kemayoran.





Acara berikutnya adalah lomba dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia, dengan tiga jenis permainan seru. Lomba pertama yaitu memasukkan sedotan ke dalam botol, yang melatih ketelitian dan kekompakan. Lomba kedua adalah “Octopus Walk” menggunakan balon, dimana peserta harus menjaga balon agar tidak jatuh sambil tetap bergerak bersama. Lomba ketiga yaitu tebak gaya berantai, yang menguji kreativitas serta kerja sama antar peserta. Suasana lomba berlangsung meriah dengan sorak-sorai anak-anak yang penuh semangat. Setelah semua lomba selesai, dilanjutkan dengan pengumuman pemenang dari masing-masing lomba serta pembagian hadiah bagi para pemenang.


Setelah pengumuman pemenang lomba dan pembagian hadiah, acara dilanjutkan dengan doa bersama serta perayaan ulang tahun Rumah Singgah Kemayoran yang ke-6 tahun, yang dipimpin langsung oleh Bunda selaku perwakilan Rumah Singgah. Sebagai penutup, seluruh peserta dan mahasiswa melakukan sesi dokumentasi bersama untuk mengabadikan momen kebersamaan tersebut.
Melalui kegiatan ini, Tim Mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat Unusa bersama PKBI Jawa Timur berharap anak-anak semakin berani melindungi diri, memahami arti penting tubuh mereka, serta tumbuh dengan rasa percaya diri yang lebih kuat. Edukasi semacam ini diharapkan dapat menjadi langkah kecil namun bermakna dalam melindungi anak-anak dari kekerasan sejak dini. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menanamkan kesadaran bahwa setiap anak berhak merasa aman, dihargai, dan memiliki masa depan yang cerah. Dengan dukungan berbagai pihak, kegiatan serupa dapat terus berlanjut agar semakin banyak anak memperoleh bekal pengetahuan dan keberanian untuk menjaga dirinya sendiri.
Kontributor Penulis: Lutfia Mahaeni, Aisyatur Rahmawati, Laila Zahro Aminanta (Mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat Unusa)
Kontak
Hotline PKBI Daerah Jawa Timur
Nomor Whatsapp: +62 823-2360-2830
Email : pkbijatim@pkbi.or.id
Alamat : PKBI Daerah Jawa Timur, Jl. Indragiri No. 24, Surabaya




