PKBI Jawa Timur melalui program remaja SeBAYA PKBI Jatim, berkolaborasi dengan RRI Pro 2 Surabaya dan Bimbingan dan Konseling (BK) UNESA memberikan edukasi terkait kesehatan mental dan kesehatan reproduksi spesial peringatan hari kesehatan mental melalui siaran radio dengan tema“Stress Akademik Bikin Hormon Kacau, Saatnya Dengerin Tubuhmu!” pada Jumat, 21 Oktober 2025 di RRI Pro 2 Surabaya. Kolaborasi ini memperlihatkan komitmen bersama untuk memperluas literasi kesehatan reproduksi, kesehatan mental, dan isu stres pada remaja melalui media yang dekat dengan anak muda. Program ini menghadirkan dua narasumber muda, Shinta sebagai perwakilan SeBAYA PKBI Jawa Timur dan Zilfy sebagai perwakilan mahasiswa BK UNESA. Keduanya berbagi pengalaman dan pengetahuan yang relevan dengan kondisi remaja masa kini. Sebelumnya, PKBI Jatim dan SeBAYA PKBI Jatim sangat aktif dalam memberikan edukasi ke masyarakat luas seperti program “PKBI Goes To School” ke sekolah, maupun ke komunitas dan masyarakat umum yang membutuhkan, yang berfokus pada pemberian edukasi mengenai kesehatan reproduksi, pencegahan kekerasan seksual, kesehatan mental, pubertas dan isu-isu yang relevan.

SeBAYA PKBI Jatim sendiri sebelumnya telah aktif melakukan edukasi kesehatan reproduksi, kampanye kesadaran diri, serta ruang diskusi ramah remaja di berbagai sekolah, komunitas, dan kegiatan advokasi. Peran-peran inilah yang kemudian diperkuat melalui media siaran radio, agar pesan kesehatan dapat menjangkau lebih luas. Dalam suasana santai, Shinta menjelaskan bahwa stres akademik tidak hanya berdampak pada pikiran, tetapi juga pada sistem hormon tubuh dan kesehatan kulit. Ia mengatakan,
“kalau aku ketika stress tipe yang gampang jerawatan mungkin karena pola makan yang ngga kejaga, juga kebanyakan ngopi, terus habis itu tidurnya juga terganggu gitu, mungkin juga udah burnout duluan ngadepin perkuliahan yang sebegitu ruwetnya jadi lebih rentan jerawatan.”
Zilfy kemudian menimpali dengan membagikan pengalamannya sendiri tentang pengaruh stres akademik terhadap siklus menstruasi. Ia mengungkapkan,
“Karena kebetulan kalau aku udah ngalamin stres akademik tu ngaruhnya ke siklus menstruasiku. Aku jadi telat haid bahkan sempat berhenti haid 2–3 bulan gitu.”
Kedua pengalaman ini menunjukkan bagaimana tekanan akademik dapat berdampak langsung pada keseimbangan hormon remaja.
Melihat berbagai dampak tersebut, Shinta mengingatkan pendengar untuk tidak ragu mencari bantuan ketika tubuh maupun pikiran mulai terasa tidak baik-baik saja. Ia berpesan,
“Ketika kalian sudah merasa bahwa ada yang agak lain nih sama diri kalian kalau kalian merasa ga baik-baik aja baik dari segi mental maupun kesehatan fisik jangan pernah ragu untuk reach out orang-orang profesional kalau misal kesehatan mental mungkin dari segi psikolog atau pun di sekolah ada guru BK…”
Zilfy kemudian menegaskan pentingnya memanfaatkan layanan konseling yang tersedia.
“untuk remaja sekarang yang lagi ngadepin stres akademik, manfaatkanlah guru BK sebaik-baiknya… Jadi kita harus reach out orang yang profesional, orang yang ahli di bidangnya kalau memang sudah tidak bisa kita tanggung sendiri.” Pembahasan ini memperlihatkan bahwa literasi HKSR (Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi) serta pengetahuan dasar mengenai kesehatan mental dan stres sangat penting dimiliki remaja. Ketika remaja mampu mengenali hubungan antara stres, hormon, dan kesehatan tubuh, mereka akan lebih siap untuk mengambil keputusan yang aman, sehat, dan penuh kesadaran.

Acara ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara PKBI Jawa Timur, SeBAYA PKBI Jatim, BK UNESA, dan RRI Pro 2 Surabaya dalam menghadirkan edukasi yang dekat dengan kehidupan remaja. Melalui pendekatan interaktif, para narasumber berhasil menyampaikan pesan penting bahwa menyeimbangkan belajar, istirahat, dan merawat diri adalah bentuk nyata mencintai diri sendiri.
Sebagai penutup, pendengar juga diajak untuk mengakses layanan ramah remaja PKBI Jawa Timur, mengikuti kegiatan edukasi SeBAYA, atau bahkan berkolaborasi sebagai relawan/pegiat remaja. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Instagram @sebayapkbijatim. Siaran radio bersama RRI Pro 2 Surabaya dapat kamu tonton kembali melalui youtube channel @info.pkbijatim atau di Spotify Omongtalks Podcast ya!
Kontributor Penulis: Zilfy Nurillah Mayassary (Mahasiswa Bimbingan Konseling UNESA)
Kontak Hotline PKBI Daerah JawaTimur:
Nomor telepon : 0823-2360-2830
Email : pkbijatim@pkbi.or.id
Alamat : PKBI Daerah Jawa Timur, Jl. Indragiri No. 24, Surabaya





