PKBI Jawa Timur bersama RRI Pro 2 Surabaya menghadirkan siaran radio khusus bertajuk “No More Violence, More Education: Cegah Kekerasan terhadap Perempuan Lewat Pendidikan” pada 25 November 2025, yang bertepatan dengan peringatan Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (HAKTP) dan Hari Guru Nasional. Siaran berdurasi satu jam ini menghadirkan dua narasumber muda, Zilfy mahasiswa magang PKBI Jatim asal Bimbingan dan Konseling Unesa, dan Puteri Balqis, Pendidikan Jawa Timur, yang membahas maraknya kekerasan terhadap perempuan, khususnya di ruang digital.

Dalam siaran tersebut, narasumber menegaskan bahwa bentuk kekerasan terhadap perempuan kini tidak hanya terbatas pada kekerasan fisik atau seksual, melainkan juga semakin berkembang ke ranah digital. Dengan mengusung tema global “UNiTE to End Digital Violence against All Women and Girls”. Zilfy menyampaikan kekerasan berbasis gender online (KBGO), seperti candaan tidak sopan, sindiran, dan penggunaan ‘dirty jokes’ atau istilah seperti “tobrut” atau “logo Tesla”, yang semakin sering diterima oleh remaja perempuan dan kerap dianggap sepele meskipun memiliki dampak psikologis yang serius. Ia mengatakan:
“Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) seperti komentar-komentar seksis di Tiktok paling sering (terjadi) terus juga ‘dirty jokes’ mungkin seperti maaf ‘tobrut, logo tesla’ malah menjadi hal yang dinormalisasi dampaknya ngebuat kita (korban) merasa malu, menurunkan percaya diri, depresi bahkan sampai bunuh diri”
PKBI Jatim aktif dalam mendukung kampanye global melalui berbagai program pendidikan seperti penyuluhan di sekolah, pendampingan Satgas PPKS kampus, serta kampanye digital. Duta Pendidikan Jatim, Puteri Balqis, menekankan bahwa upaya pencegahan harus dimulai sejak dini melalui pendidikan. Ia mengatakan:
“Kekerasan harus diedukasi sejak dini, mulai dari pelajar hingga membentuk kepribadian saat dewasa nanti dan jika berumah tangga terjadi KDRT nantinya sebagai anak tahu bagaimana menghadapinya”.
Di akhir siaran, PKBI Jatim mengajak masyarakat dan pelajar untuk lebih berani bersuara dan mencari bantuan ketika mengalami kekerasan, baik di sekolah, kampus, maupun lingkungan masyarakat. Layanan pelaporan seperti Guru BK, Satgas PPKS, dan UPT PPA dapat menjadi jalur yang dapat diakses korban. PKBI Jatim juga menyediakan layanan E-Konseling gratis melalui situs resminya yang dirancang ramah pelajar dan menjaga kerahasiaan identitas. Publik turut diundang untuk hadir dalam peringatan HAKTP dan Hari AIDS Sedunia PKBI Jatim yang akan dilaksanakan pada 30 November 2025 di Taman Bungkul Surabaya. Melalui siaran ini, PKBI Jatim, Duta Pendidikan Jatim dan RI Pro 2 kembali menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran dan mencegah kekerasan terhadap perempuan, baik di ruang nyata maupun digital. Kolaborasi kuat antara lembaga pendidikan, komunitas, keluarga, dan media diharapkan dapat mewujudkan lingkungan yang aman dan setara bagi perempuan terutama di ranah digital. Oleh karena itu, rekaman siaran telah dipublikasikan kembali dalam format video podcast YouTube dan Audio podcast Spotify sehingga pesan edukatif tersebut dapat diakses lebih luas, kapan pun dan di mana pun
Kontributor Penulis: Zilfy Nurillah Mayassary (Mahasiswa Bimbingan Konseling UNESA)
Kontak Hotline PKBI Daerah JawaTimur:
Nomor telepon : 0823-2360-2830
Email : pkbijatim@pkbi.or.id
Alamat : PKBI Daerah Jawa Timur, Jl. Indragiri No. 24, Surabaya




